•Gizi seimbang merupakan pola makan yang seimbang antara zat gizi yang di peroleh dari aneka ragam makanan dalam memenuhi kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat, cerdas, dan produktif.
•Gizi buruk adalah suatu kondisi di mana seseorang dinyatakan kekurangan nutrisi, atau dengan ungkapan lain status nutrisinya berada di bawah standar rata-rata. Nutrisi yang dimaksud bisa berupa protein, karbohidrat dan kalori.
Ada tiga macam tipe gizi buruk yaitu :
1.
Tipe Kwashiorkor
2.
Tipe Marasmus
3. Tipe Marasmik-Kwashiorkor
Beberapa cara untuk mencegah terjadinya gizi buruk pada anak:
(1) Memberikan ASI eksklusif (hanya ASI) sampai anak berumur 6 bulan . Setelah itu, anak mulai dikenalkan dengan makanan tambahan sebagai pendamping ASI yang sesuai dengan tingkatan umur, lalu disapih setelah berumur 2 tahun.
(2) Anak diberikan makanan yang bervariasi, seimbang antara kandungan protein. lemak, vitamin dan mineralnya.
(3) Rajin menimbang dan mengukur tinggi anak dengan mengikuti program Posyandu
(4) Jika anak dirawat di rumah sakit karena gizinya buruk, bisa ditanyakan kepada petugas pola dan jenismakananyang harus diberikan setelah pulang dari rumah sakit.
(5)
Jika anak telah menderita karena kekurangan gizi, maka segera berikan kalori yang tinggi dalam bentuk karbohidrat, lemak, dan gula. Sedangkan untuk proteinnya bisa diberikan setelah sumber-sumber kalori lainnya sudah terlihat mampu meningkatkan energi anak. Berikan pula suplemen mineral dan vitamin penting lainnya.
Penanganan dini sering kali membuahkan hasil yang baik. Pada kondisi yang sudah berat, terapi bisa dilakukan dengan meningkatkan kondisi kesehatan secara umum. Namun, biasanya akan meninggalkan sisa gejala kelainan fisik yang permanen dan akan muncul masalah intelegensia di kemudian hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar